Rabu, 30 November 2011

Cinta Umar pada Rosul


Sebelum Umar masuk ke dalam golongan orang islam. Tidak ada yang menyangsikan bagaimana kebencian Umar kepada rosul. Sebaliknya juga tidak ada yang menyangsikan kecintaan Umar kepada Rosul setelah Umar memeluk Islam dan menjadi salah satu sahabat terdekat nabi. kecintaan umar salah satunya terbukti dari perkataan umar sendiri kepada Rosul (kurang lebih seperti ini) "Ya rosul dulu tidak ada orang di muka bumi ini yang paling kubenci selain dirimu, Tapi sekarang tidak ada orang yang paling aku cintai di muka bumi ini selalin dirimu". Itulah Umar! Ucapan beliau bukanlah ucapan penghias bibir belaka, kecintaan Umar akan terbuktikan kalau kita membaca kisah Umar secara lebih detail selama perjalannya menjadi sahabat Rosul.

Salah dari kisah itu diantaranya ketika Rosul wafat, seluruh orang beriman merasa terguncang. Dan umar pada waktu itu merupakan orang yang paling terguncang dengan peristiwa itu. Bukan karena Umar tidak pecaya dengan takdir Allah. Namun ini di dorong semata-mata karena kecintaan Umar sangat kepada Rosul sehingga Umar kemudian memperingatkan orang beriman lainnya bahwa 'Demi Allah Rosulullah tidak mati dan Rosulullah tidak akan mati, hingga ia memotong kaki tangan orang-orang munafik'.

Apa yang di lakukan umar ini tidak dapat di benarkan, namun sekali lagi semua itu di lakukan karena kecintaanya yang sangat besar kepada Rosul. Sampai akhirnya Umar disadarkan oleh teguran dari abbas (paman nabi) 'Apakah ada salah seroang dari kamu yang pernah berjanji dengan Rosulullah tentang hal yang demikian (hal yg dikatakan umar diatas)' dan Umar menjawab 'Tidak demi Allah'.

Kisah Umar ini hanya gambaran kecil bagaimana kecintaan sahabat dan orang beriman lainnya kepada Rosullnya. Kecintaan yang semestinya juga tumbuh dalam diri kita yang juga sebagai pengikut Rosul sebagai sahabat Rosul yang meneruskan pengajaran dan perjuangan Rosul!!! Dan di sini juga kita bisa mengambil pelajaran bagaimana sikap para sahabat yang bisa menerima ketika dirasakan ada musibah datang tidak menjadi risau atau sedih berkepanjangan, di tinggal orang orang yg sangat di cintainya.

Minggu, 16 Januari 2011

SEKILAS

Sejarah perjalan manusia yang diakui ataupun tidak memang selalu saja membutuhkan teman ataupun kawan yang jelas.memang manusia pada dasarnya tidak bisa menjalani kehidupan hanya seorang diri karna memang seperti itulah takdirnya.konsepsi seperti itulah yang mendasari perkumpulan kami yang memang berdiri atas dasar kebutuhan bersama untuk saling melengkapi menuju kehidupan madani yang heteroginitasnya akan menjadikan sebuah pelengkap dalam perjalanan karier kami.Kenapa kita menyebutnya seperti itu?karna memang adanya kami dengan posisi latar belakang secara profesi dan geografis yang sangat berbeda.
Hanya dengan maksud dan tujuan tentunya adanya berdirinya perkumpulan kami,karna alasan itulah menjadi sebuah keinginan kuat menjadikan persahabatan yang kemudian berkembang menjadi sebuah persaudaraan antar sesama yang dimaksudkan tanpa tendensi apapun baik politik maupun religius atau biasa orang menyebut sara.
one for all kenapa kita sebut demikian? inilah gambaran awal tentang kami,dimana tentang konsep image building dalam mengartikan nama tersebut menjadi sebuah landasan awal kenapa kami ada,karna memang itulah tujuan kami sebenarnya dalam mengadakan sebuah komunitas membangun sebuah komunikasi awal yang tak kan melepaskan profesi atau latar belakang anggota karnanya kita kasih nama demikian supaya temen-temen lebih mengerti pada kami dan kita bisa berbaur bersama dalam meneruskan langkah mengarungi samudera kehidupan demi cita-cita kami.